Instagram

Translate

Friday, January 22, 2010

Pasar Modal dan Transaksi Saham

Pasar Modal dan Transaksi Saham

I know this is an old article but I think...it is still useful especially for people who just learn about investing in stock market ...
Di awal Juli 2002, Harga Index Saham Gabungan Bursa Efek Jakarta berada pada kisaran tertinggi di 490-an dan terendah 470-an. Di akhir Juli, nilai IHSG mencapai titik terendah di kisaran 441.
Bila Anda mengikuti perkembangan nilai IHSG, beberapa bulan terakhir, IHSG mengalami kenaikan yang cukup berarti, di mana bisa melampaui angka 500. Pertumbuhan ini, bisa karena aspek politik dan keamanan yang semakin baik. Hal ini juga bisa disebabkan semakin menguatnya nilai tukar rupiah dibandingkan dengan dolar. Ditambah lagi, suku bunga SBI yang mengalami penurunan tajam dari kisaran 15 persen sampai saat ini berkisar di 9,3 persen. Semua sebab ini, secara menyeluruh memberikan indikasi perbaikan terhadap keadaan ekonomi Indonesia.
Membaiknya perekonomian Indonesia, akan memberikan peluang kepada para investor untuk kembali bermain di Bursa.
Potensi tingkat keuntungan yang bisa didapat di pasar modal cukup tinggi. Tidak ada kesenangan dibandingkan dengan melihat kenaikan saham yang Anda beli. Tapi ingat, dalam semua investasi, potensi risikonya juga tinggi. Investor pemula yang ingin bermain di pasar modal sebaiknya mempelajari dan mencari informasi selengkap mungkin sekitar transaksi saham, baik cara maupun bagaimana melihat saham unggulan. Pembahasan kali ini, merupakan informasi awal dari pembelajaran yang terus-menerus, sehingga Anda bisa dibilang piawai dalam bermain saham.

Peluang di Pasar Modal
Kepemilikan saham menyatakan satu unit kepemilikan dari perusahaan. Bila Anda membeli saham, maka Anda menjadi bagian dari pemilik perusahaan. Oleh karena itu, Anda akan mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan yang dialami perusahaan. Dan tentunya, Anda mendapatkan kerugian bila perusahaan rugi.
Saham diperjualbelikan melalui sarana pasar yang di Indonesia disebut Bursa Efek Jakarta. Bursa tersebut tidak membeli atau menjual saham-saham yang ada, melainkan bursa hanya merupakan tempat atau sarana bagi para investor untuk bertransaksi di dalamnya. Keberadaan Bursa saham menjadi sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh. Beberapa daya tarik pasar modal dijelaskan di bawah ini.
Bagi perusahaan yang mencari dana segar, pasar modal memberikan peluang untuk mencari dana yang murah—selain dari sektor perbankan, seperti yang kita kanal selama ini. Perusahaan dapat menjual saham kepemilikannya melalui mekanisme IPO, dan mendapatkan dana dari penjualan tersebut. Atau, perusahaan bisa juga mengeluarkan surat utang atau yang biasa disebut obligasi kepada masyarakat luas dan membayar bunga yang lebih rendah dari bunga pinjaman perbankan.
Pasar modal juga memberikan peluang kepada para investor untuk memilih investasi yang sesuai dengan tingkat toleransinya terhadap risiko. Seandainya tidak ada pasar modal, maka para pemodal mungkin hanya bisa menginvestasikan dana mereka dalam sektor perbankan—selain alternatif investasi pada real assets. Selain dari hal di atas, masih ada lagi daya tarik berinvestasi di pasar modal, yaitu tingkat likuiditas yang tinggi.

Berinvestasi di Bursa
Para investor, dapat berinvestasi saham melalui pasar perdana, yaitu ketika perusahaan pertama kali menawarkan sahamnya kepada publik (go public). Istilah go public biasa juga disebut IPO (Initial Public Offering) atau penawaran saham perdana. Di pasar perdana, para investor langsung membeli saham dari perusahaan.
Sebelum terjun atau membeli saham melalui skema IPO, sebaiknya Anda mempelajari perusahaan tersebut. Hal ini dapat Anda lakukan melalui prospektus yang dikeluarkan perusahaan. Di dalam prospektus terdapat informasi dari catatan keuangan historis sampai proyeksi laba dan dividen yang akan dibayarkan untuk tahun berjalan.
Proyeksi laba bersih umumnya dibuat berdasarkan perkembangan industri di mana calon emiten bergerak. Benchmark yang digunakan adalah perusahaan sejenis. Apakah proyeksi pertumbuhan perusahaan rata-rata melampaui pertumbuhan industri?
Atas dasar prakiraan tersebut, penjamin emisi dan emiten menetapkan harga penawaran. Harga penawaran biasanya lebih murah dibandingkan dengan rata-rata harga saham perusahaan sejenis yang sudah ada di bursa. Hal ini dilakukan untuk menarik investor untuk membeli. Penetapan ini, mencerminkan kesempatan bagi investor untuk mendapatkan capital gain ketika saham tersebut dicatatkan di bursa.
Selain pasar perdana, investor juga dapat bertransaksi atau berinvestasi di pasar sekunder. Pasar sekunder ini dimulai ketika saham mulai dicatatkan di bursa. Saham yang dibeli sama dengan saham yang ditawarkan dalam IPO. Perbedaanya, investor membelinya dari investor lain yang ingin menjual saham tersebut. Tentunya melalui mekanisme transaksi broker sekuritas. Perusahaan broker harus sudah mendapatkan lisensi untuk melakukan jasa jual beli atau perantara pedagang efek (PPE) dan menjadi anggota bursa.

Pasar Perdana dan Pasar Sekunder
Bila dilihat dari kepentingan pemodal dalam membeli dan menjual saham, maka terdapat beberapa perbedaan antara pasar perdana dengan pasar sekunder. Pertama, pada pasar perdana, harga yang telah ditentukan tidak akan berubah, sedangkan pada pasar sekunder, harga berubah—berfluktuasi—sesuai dengan kekuatan supply dan demand. Transaksi perdagangan di pasar perdana tidak dikenakan komisi, sedangkan pasar sekunder, ada biaya komisi. Ketiga, pada pasar perdana hanya berlaku pada saat pembelian saham. Di pasar sekunder, bisa terjadi pola jual beli seperti halnya pasar secara umum. Dari sudut pandang jangka waktu, pasar perdana memiliki batas waktu, sedangkan pasar sekunder tidak.

Satuan yang Dipakai
Baik di pasar perdana maupun pasar sekunder, satuan standar saham yang diperdagangkan di pasar reguler disebut dengan istilah lot. Satu lot saham mewakili 500 lembar saham. Sedangkan kelipatan harga saham disebut poin.
Nilai satu poin saat ini adalah Rp.5. Harga saham yang terbentuk di bursa merupakan hasil kesepakatan antara pembeli dan penjual.
Di pasar sekunder dimungkinkan adanya perdagangan saham yang kurang dari satu lot. Istilah untuk saham pecahan ini biasa disebut odd lot. Namun transaksi saham odd lot dilakukan dalam mekanisme yang berbeda dengan transaksi di pasar regular. Perdagangan saham ini dilakukan melalui negosiasi antara pihak penjual dan pembeli. Perdagangan saham dengan mekanisme negosiasi juga dilakukan untuk perdagangan saham dalam jumlah besar (block trading). Jumlah saham yang diperjualbelikan minimal sebanyak 200.000 lembar.

Transaksi Saham
Sebelum dapat melakukan transaksi, investor harus menjadi nasabah di salah satu perusahaan efek yang menjadi anggota bursa. Seperti halnya Anda membuka tabungan, ada minimal investasi awal yang harus ditempatkan. Dalam hal transaksi saham, jumlah deposit yang diwajibkan bervariasi; misalnya ada perusahaan efek yang mewajibkan sebesar Rp 15 juta, sementara yang lain mewajibkan sebesar Rp 25 juta dan seterusnya. Namun ada juga perusahaan efek yang menentukan misalnya 50 persen dari transaksi yang akan dilakukan sebagai deposit. Misalkan seorang nasabah akan bertransaksi sebesar Rp 10 juta maka yang bersangkutan diminta untuk menyetor dana sebesar Rp 5 juta.
Setelah Anda membuka deposit di sebuah perusahaan efek dan mendapatkan persetujuan dari perusahaan tersebut, Anda dapat langsung bertransaksi saham. Transaksi efek diawali dengan pemesanan (order) untuk harga tertentu. Pesanan tersebut dapat berupa surat maupun via telepon dan disampaikan kepada perusahaan efek melalui sales/dealer.
Pesan tersebut harus menyebutkan jumlah yang akan dibeli atau dijual dan dengan menyertakan harga yang diinginkan. Sebagai contoh, misalkan Andi ingin membeli saham Telkom (TLKM) sebanyak 5 lot (2.500 lembar) pada harga Rp 4.625. Jadi dalam pesan ini ada jumlah saham sebanyak 5 lot dan harga saham di Rp 4.625.
Pada dasarnya pesanan investor dapat dibedakan menjadi:
l Market Order, yaitu pesanan jual maupun beli pada harga yang terbaik
l Limit Order, yaitu order jual atau beli pada harga yang telah ditetapkan oleh nasabah.
l All or None/ Fil or Kill, dalam hal ini transaksi baru bisa dilaksanakan bila jumlah efek yang ditawarkan sesuai dengan jumlah yang dipesan, jika tidak transaksi tidak dilaksanakan
l Discretionary Order, yaitu order yang dilaksanakan berdasarkan tingkat harga yang menurut pendapat perantara pedagang Efek adalah harga terbaik untuk nasabahnya
l Good through the Week, yaitu order yang harus dilaksanakan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan oleh nasabah.
l Sebagai catatan, sistem yang digunakan di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya saat ini adalah sistem limit order.
Pesanan jual atau beli saham para investor dari berbagai perusahaan Efek akan bertemu di lantai bursa. Setelah terjadi pertemuan (match) antara order, maka proses selanjutnya adalah proses penyelesaian transaksi.
Proses pembelian saham diawali dengan investor menghubungi Perusahan Efek di mana ia terdaftar sebagai nasabah. Investor menyampaikan instruksi beli kepada pialang. Misalnya investor ingin membeli saham Telkom (TLKM) sebanyak 5 lot, pada harga Rp 4.625. Selanjutnya instruksi tersebut disampaikan ke trader (WPPE) Perusahan Efek tersebut di Lantai Bursa. Kemudian trader tersebut memasukkan instruksi beli ke dalam sistem komputer pedagangan di BEJ yang dikenal dengan sebutan JATS atau Jakarta Automated Trading System.
Sistem tersebut secara otomatis menggunakan mekanisme tawar-menawar secara terus-menerus (Continuous Auction) sehingga untuk pembelian akan didapat harga pasar terendah dan sebaliknya untuk tarnsaksi jual didapatkan harga pasar tertinggi. Suatu transaksi dinyatakan berhasil bila terjadi matched antara penawaran jual dan beli.
Proses selanjutnya adalah penyelesaian transaksi. Dalam sistem Scripless trading, penyelesaian transaksi dapat dilakukan lebih efisien, cepat dan murah. Di sini investor tidak lagi perlu untuk mendaftarkan lembar saham yang dimiliki. Semua transaksi terjadi secara elektronis dan tidak secara manual. Dengan sistem ini, tanpa adanya penyerahan fisik sertifikat saham, tidak ada lagi risiko pemalsuan saham. Proses penyelesaian transaksi dalam sistem Scripless trading, hanya dilakukan pemindahbukuan antarrekening.
Demikianlah ulasan kami untuk hari ini. Semoga penjelasan kali ini cukup memberikan atau menambah informasi Anda untuk memulai berinvestasi di pasar modal.


No comments:

Post a Comment